Angin malam yang menjadi selimut hatiku
Tubuh terbaring sembari angan terbang melayang
Sepasang mata terpejam dengan senyum terindah
Terlukis raut wajahmu yang menawan
Engku bagai mentari dipagi hari
Dan bagai rembulan dimalam hari
Sepasang bola matamu mengisyaratkan sesuatu padaku
Malam ini
ku terbawa angan pada sosokmu
Kulihat
engkau yang tersenyum indah
Kudengar
engkau yang bertutur kata lembut
Kurasakan
betapa tentram dalam batin
Kala kau
mengelus lembut kepalaku
Oh Tuhan inikah yang dinamakan cinta
Oh Tuhan inikah jalan yang Kau berikan untukku
Kembali pada sesosok masa lalu
Yang tancapkan pisau pada hatiku
Yang kini tengah berevolusi manjadi pribadi berlian
Tuhan kupanjatkan
doa pada-Mu untuknya yang kucinta
Wahai
angin malam bersemilir rindu
Sampaikan
sajak rinduku padanya yang kucinta
Sampaikan
cinta ini padanya yang kusayang
Wahai
engkau yang kucinta yang kusayang
Jagalah
hati yang terlalu gampang rapuh ini
